Anggraeni, Anisa Reina
(2026)
ANALISIS KENDALA DALAM KEMAMPUAN MENYIMAK DAN BERBICARA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA (Studi Kualitatif Deskriptif Siswa Kelas II SD Negeri 3 Winduhaji Tahun Ajaran 2024/2025).
S1 / D3 thesis, Universitas Kuningan.
Abstract
Kemampuan menyimak dan berbicara merupakan dua keterampilan dasar dalam bahasa yang sangat penting dikuasai oleh siswa sekolah dasar. Namun, pada kenyataannya kemampuan ini masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala-kendala dalam menyimak dan berbicara pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas II SDN 3 Winduhaji. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui triangilasi data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi dan triangulasi sumber yaitu siswa, guru dan lingkungan sekolah. Subjek penelitian yaitu guru kelas II dan 18 siswa kelas II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kendala yang dialami siswa dalam kegiatan menyimak dan berbicara. Dalam kegiatan menyimak, kendala yang muncul antara lain adalah kesulitan memusatkan perhatian dalam jangka waktu tertentu yang dialami oleh dua siswa karena kurang kebiasaan menyimak. Selain itu, dua siswa juga mengalami kesulitan dalam menceritakan kembali isi cerita dengan kalimat sendiri dan menjawab pertanyaan berdasarkan isi cerita karena tidak melakukan kegiatan menyimak dan kurang percaya diri. Dalam kegiatan berbicara, dua siswa mengalami kendala dalam kelancaran berbicara, empat siswa mengalami kesulitan dalam memilih kata yang tepat karena pengaruh bahasa sehari-hari (bahasa Sunda), dua siswa mengalami kendala dalam menyusun struktur kalimat, dan dua siswa kesulitan mengatur intonasi dan ekspresi saat berbicara. Faktor utama yang menyebabkan kendala-kendala ini adalah kurangnya kebiasaan menyimak, rendahnya rasa percaya diri, serta pengaruh bahasa ibu yang lebih dominan digunakan.
Listening and speaking are two fundamental language skills that are crucial for elementary school students to master. However, in practice, these skills are still relatively low. This study aims to identify the obstacles students face in listening and speaking during Indonesian language learning in the second grade of Public Elementary School 3 Winduhaji This study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through data triangulation, namely observation, interviews, and documentation, and source triangulation involving students, teachers, and the school environment. The subjects of the study were the Grade II teacher and 18 Grade II students. The results showed that there were several obstacles experienced by students in listening and speaking activities. In listening activities, the obstacles included difficulty in focusing attention for a certain period, experienced by two students due to a lack of listening habits. In addition, two students also experienced difficulties in retelling the content of a story in their own words and answering questions based on the story because they did not engage in listening activities and lacked self-confidence. In speaking activities, two students experienced difficulties in fluency, four students had trouble choosing the right words due to the influence of their daily language (Sundanese), two students had difficulties in constructing sentence structures, and two students had trouble managing intonation and expression while speaking. The main factors causing these obstacles were the lack of listening habits, low self-confidence, and the dominant influence of the mother tongue in daily communication.
Actions (login required)

- View Item