Nurfaizah, Eva
(2025)
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK
(Study Quasi Eksperimen Muatan Bahasa Indonesia Kelas V SD Negeri 1 Ciporang).
S1 / D3 thesis, Universitas Kuningan.
Abstract
This research is motivated by the low critical thinking ability of fifth-grade students at SD Negeri 1 Ciporang, Kuningan Regency. The purpose of this study is to examine the difference and improvement in students' critical thinking skills through the application of the Problem Based Learning (PBL) model in Grade V of SD Negeri 1 Ciporang. This study employed a quasi-experimental method using the Nonequivalent Control Group Design. The research design involved two groups: an experimental group and a control group. The subjects of this study were all fifth-grade students at SD Negeri 1 Ciporang, totaling 58 students, consisting of 30 students in class VA and 28 students in class VB. The testing was conducted twice—pretest and posttest. The posttest aimed to determine the effect of the PBL model on students' critical thinking skills in the experimental class. The instrument used to measure critical thinking ability was a critical thinking rubric. Based on the hypothesis testing, it was found that the t-count was 12.411 and the t-table value was 2.003. Since 12.411 > 2.003, the null hypothesis (H₀) is rejected and the alternative hypothesis (H₁) is accepted. Therefore, it can be concluded that there is a significant difference in the improvement of students' critical thinking abilities between those taught using the Problem Based Learning model and those taught using the Direct Instruction model..
Keywords: Problem Based Learning, Critical Thinking, Elementary School
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik di kelas 5 SD Negeri 1 Ciporang, Kecamatan Kuningan. Kabupaten Kuningan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan dan peningkatan penggunaan model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik di kelas V SD Negeri 1 Ciporang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Quasi Experimental Design yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Nonequivalent Kontrol Group Design. Desain penelitian ini terdapat dua kelompok yang dipilih yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Subjek penelitian ini adalah seluruh peerta didik kelas V SD Negeri 1 Ciporang yang berjumlah 58 peserta didik, diantaranya yaitu 30 peserta didik pada kelas V A dan 28 peserta didik di kelas V B. Pada desain ini tes yang dilakukan sebanyak dua kali, yaitu pretest dan posttest. Pemberian posttest ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir kritis adalah dengan menggunakan rubrik kemampuan berpikir kritis. Berdasarkan pengujian hipotesis diperoleh bahwa thitung sebesar dan ttabel sebesar Data tersebut menunjukan bahwa 12,411 > 2,003 atau thitung 12,41 > ttabel 2,003. Artinya H0 ditolak dan H₁ diterima, dengan demikian uji hipotesis N-Gain dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis antara peserta didik yang menggunakan model pembelajaran problem based learning dengan peserta didik yang menggunakan peserta didik yang menggunakan model pembelajaran direct instruction.
Kata Kunci: Problem Based Learning, Berpikir Kritis, Sekolah Dasar.
Actions (login required)

- View Item