Gusvirani, Virna Tri Ardika
(2026)
ANALISIS PENERIMAAN SISTEM PEMBAYARAN DIGITAL QRIS PADA MASYARAKAT KABUPATEN KUNINGAN MELALUI INTEGRASI MODEL TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM), KEPERCAYAAN DAN PERSEPSI RISIKO.
S1 / D3 thesis, Universitas Kuningan.
Abstract
Perkembangan sistem pembayaran digital mendorong penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai alat transaksi nontunai. Namun, penerimaan QRIS di masyarakat Kabupaten Kuningan masih dipengaruhi oleh tingkat kepercayaan dan persepsi risiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan QRIS dengan mengintegrasikan Technology Acceptance Model (TAM), kepercayaan, dan persepsi risiko. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis PLS-SEM. Responden dalam penelitian ini adalah 279 orang yang merupakan pengguna QRIS di Kabupaten Kuningan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi risiko berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepercayaan (t=3.420; p=0.001). Kepercayaan berpengaruh positif terhadap persepsi kemudahan penggunaan (t=7.166; p=0.000) dan persepsi kegunaan (t=5.375; p=0.000). Persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh signifikan terhadap persepsi kegunaan (t=13.399; p=0.000), namun tidak berpengaruh terhadap intensi penggunaan (t=0.606; p=0.545). Selanjutnya, persepsi kegunaan berpengaruh signifikan terhadap intensi penggunaan (t=9.799; p=0.000), dan intensi penggunaan berpengaruh signifikan terhadap penggunaan aktual (t=17.993; p=0.000). Penelitian ini menyimpulkan bahwa intensi penggunaan merupakan faktor dominan dalam mendorong penggunaan QRIS, dengan persepsi kegunaan sebagai faktor utama yang memengaruhi terbentuknya intensi tersebut.
Kata Kunci.: QRIS, Technology Acceptance Model (TAM), Kepercayaan, Persepsi Risiko
The development of digital payment systems has driven the adoption of the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) as a tool for cashless transactions. However, the acceptance of QRIS among the residents of Kuningan Regency is still influenced by levels of trust and risk perception. This study aims to analyze the factors influencing QRIS acceptance by integrating the Technology Acceptance Model (TAM), trust, and risk perception. The approach used is quantitative with PLS-SEM analysis. The respondents in this study are 279 people who are QRIS users in Kuningan Regency. The results indicate that risk perception has a negative and significant effect on trust (t=3.420; p=0.001). Trust has a positive effect on perceived ease of use (t=7.166; p=0.000) and Perceived Usefulness (t=5.375; p=0.000). Perceived ease of use significantly influences Perceived Usefulness (t=13.399; p=0.000), but it does not influence usage intention (t=0.606; p=0.545). Furthermore, Perceived Usefulness significantly influences usage intention (t=9.799; p=0.000), and usage intention significantly influences actual usage (t=17.993; p=0.000). This study concludes that usage intention is the dominant factor in driving QRIS usage, with Perceived Usefulness as the primary factor influencing the formation of that intention.
Keywords: QRIS, Technology Acceptance Model (TAM), Trust, Perceived Risk
Actions (login required)

- View Item