Arnaz, Eva
(2026)
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS VAGOOW UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS V PADA MATA PELAJARAN IPAS DI SD NEGERI 2 LEBAKWANGI.
S1 / D3 thesis, Universitas Kuningan.
Abstract
Penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemandirian belajar siswa yang di sebabkan oleh kurangnya inovasi guru dalam penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi sesuai dengan perkembangan zaman saat ini. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis vagoow untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran IPAS mengenai mengapa kita perlu makan dan minum di kelas V SD Negeri 2 Lebakwangi secara layak dan efektif. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) yang mengacu pada model ADDIE dengan langkah analyze (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Subjek terdiri dari dua validator yaitu validator ahli materi dan ahli media, guru wali kelas V, dan 29 siswa kelas V SD Negeri 2 Lebakwangi, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Instrumen pengumpulan data meliputi pedoman wawancara, observasi, angket penilaian validator ahli materi dan ahli media serta angket tanggapan guru. Teknik analisis data hasil penilaian validator menggunakan uji Aiken’s V, sedangkan uji efektivitas produk diuji dengan menggunakan uji paired sample t-test berdasarkan hasil observasi siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis vagoow sangat layak digunakan dengan nilai rata-rata Aiken’s V sebesar 0,99 yang termasuk ke dalam kategori sangat tinggi. Hasil uji efektivitas menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis vagoow mampu meningkatkan kemandirian belajar siswa dari 36% menjadi 66% dengan nilai thitung 26,42 lebih besar dari ttabel yaitu 2,048 sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis vagoow yang dikembangkan sangat layak dan efektif untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa.
This research is based on the low level of students’ learning independence, which is caused by the lack of teacher innovation in utilizing technology-based learning media in accordance with current developments. The purpose of this study was to produce Vagoow-based interactive learning media to improve students’ learning independence in the IPAS subject, specifically on the topic “why do we need to eat and drink” for grade V students at SD Negeri 2 Lebakwangi, in a manner that is both feasible and effective. This research employed a Research and Development (R&D) method referring to the ADDIE model, which consists of the stages of analyze, design, development, implementation, and evaluation. The subjects included two validators (a material expert and a media expert), teacher of Grade V, and 29 Grade V students at SD Negeri 2 Lebakwangi, Lebakwangi District, Kuningan Regency, West Java. Data collection instruments included interview guidelines, observations, validation questionnaires from material and media experts, and a teacher response questionnaire. The data analysis technique for validator assessments used Aiken’s V, while product effectiveness was tested using the paired sample t-test based on student observation results. The validation results showed that the vagoow-based interactive learning media was highly feasible, with an average Aiken’s V score of 0.99, categorized as very high. The effectiveness test results indicated that the media was able to improve students’ learning independence from 36% to 66%, with a t-value of 26.42, which is greater than the t-table value of 2.048. Therefore, it can be concluded that the developed vagoow-based interactive learning media is highly feasible and effective in improving students’ learning independence.
Actions (login required)

- View Item