Maulidya, Sabrina
(2026)
ANALISIS ADOPSI E-WALLET PADA GENERASI Z DI KABUPATEN KUNINGAN MENGGUNAKAN TECHNOLOGY READINESS ACCEPTANCE MODEL (TRAM).
S1 / D3 thesis, Universitas Kuningan.
Abstract
Dompet digital telah menjadi bagian integral dari kehidupan finansial Generasi Z Indonesia, terutama dalam transaksi sehari-hari di era transformasi digital. Namun, penetrasi layanan e-wallet masih terbatas di kalangan rumah tangga Kabupaten Kuningan, dengan hanya sekitar 38% dari 298.965 rumah tangga yang menggunakan layanan dompet digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan adopsi dan faktor-faktor yang mendorong Generasi Z di Kuningan untuk menggunakan e-wallet dengan mengintegrasikan kesiapan psikologis individu (optimisme, inovativitas, ketidaknyamanan, dan ketidakamanan) dengan persepsi terhadap kegunaan dan kemudahan penggunaan sistem. Data dikumpulkan dari 280 responden Generasi Z berusia 14-29 tahun melalui survei terstruktur menggunakan skala likert lima poin. Analisis dilakukan dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan kausalitas antar variabel dalam model. Temuan menunjukkan bahwa optimisme berpengaruh kuat terhadap persepsi kegunaan (β=0,642, p<0,05), sementara ketidakamanan menjadi hambatan paling signifikan dalam membentuk niat penggunaan. Persepsi kegunaan terbukti sebagai variabel terpenting yang mendorong niat adopsi (β=0,586, p<0,05), diikuti oleh kemudahan penggunaan (β=0,321, p<0,05). Penelitian ini memberikan wawasan bahwa strategi peningkatan adopsi e-wallet di wilayah semi-perkotaan harus fokus pada membangun kepercayaan sistem dan mengedukasi masyarakat tentang manfaat praktis dompet digital dalam aktivitas sehari-hari, daripada sekadar menekankan aspek teknis kemudahan penggunaan.
Digital wallets have become integral to Z Generation’s financial life in Indonesia, particularly in daily transactions during this digital transformation era. Yet e-wallet adoption remains limited at the household level in Kuningan District, with only approximately 38% of 298,965 households using digital wallet services. This research aims to examine barriers to adoption and factors influencing Z Generation in Kuningan to use e-wallets by integrating individual psychological readiness (optimism, innovativeness, discomfort, and insecurity) with perceptions of system usefulness and ease of use. Data is collected from 280 Z Generaion respondents aged 14-29 through structured surveys using a five-point likert scale. Analysis is conducted using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to test causal relationships among variables in the model. Findings reveal that optimism strongly influences perceived usefulness (β=0.642, p<0.05), while insecurity emerges as the most significant barrier to usage intention. Perceived usefulness proves the most critical variable driving adoption intention (β=0.586, p<0.05), followed by ease of use (β=0.321, p<0.05). This study demonstrates that strategies to increase e-wallet adoption in semi-urban areas should prioritize building system trust and educating users about the practical benefits of digital wallets in daily activities, rather than simply emphasizing technical ease-of-use aspects.
Actions (login required)

- View Item