Hamdani, Dede Miftah
(2025)
ANALISIS DAMPAK GERAKAN LITERASI SEKOLAH TERHADAP MINAT MEMBACA PESERTA DIDIK KELAS V SDN 3 PURWAWINANGUN.
S1 / D3 thesis, Universitas Kuningan.
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya minat membaca sebagai salah satu kunci untuk membuka cakrawala pengetahuan dan wawasan agar membentuk individu yang cerdas, berpengetahuan luas, dan memiliki kemampuan berpikir kritis. Namun, minat membaca di Indonesia masih terbilang cukup rendah. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi pemerintah sehingga pemerintah memberi solusi dengan adanya gerakan literasi sekolah atau GLS. Dimana gerakan literasi sekolah telah diterapkan di SDN 3 Purwawinangun dengan nama Gerakan Literasi Hari Kamis atau Gerimis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penerapan Gerakan Literasi Hari Kamis atau Gerimis terhadap peningkatan minat membaca pada peserta didik kelas V SDN 3 Purwawinangun. Peneliti melakukan penelitian dengan metode deskriptif kualitatif jenis studi kasus. Dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dengan subjek kepala sekolah, wali kelas V, dan peserta didik. Ditemukan Kesenangan membaca: 83% peserta didik menunjukkan minat dan kesenangan, Kesadaran akan manfaat membaca: 81,78% peserta didik memahami manfaat membaca, Frekuensi membaca: 73,21% peserta didik memiliki kebiasaan membaca 2–3 kali dalam seminggu, dan Kuantitas bacaan: 74,28% peserta didik mampu membaca dua buku dalam seminggu. Disimpulkan pelaksanaan Gerimis di SD Negeri 3 Purwawinangun memiliki dampak yang positif terhadap minat membaca peserta didik kelas V.
This research is underpinned by the critical importance of reading interest as a fundamental key to expanding knowledge and insights, thereby fostering individuals who are intelligent, well-informed, and possess strong critical thinking abilities. However, reading interest in Indonesia remains considerably low. This situation has garnered significant attention from the government, prompting the implementation of school literacy movements or GLS. Specifically, at SDN 3 Purwawinangun, this foundational school movement is known as the "Gerakan Literasi Hari Kamis" or "Gerimis" (Thursday Literacy Movement). This study aims to ascertain the impact of implementing the Gerakan Literasi Hari Kamis (Gerimis) on enhancing reading interest among fifth-grade students at SDN 3 Purwawinangun. The researcher conducted this investigation using a descriptive qualitative case study method. Data collection techniques involved observation, interviews, and documentation studies. Data analysis techniques comprised data collection, reduction, presentation, and subsequent conclusion drawing. The subjects of the study included the school principal, the fifth-grade homeroom teacher, and the students.The findings revealed several key aspects: Reading Enjoyment: 83% of students demonstrated interest and enjoyment in reading. Awareness of Reading Benefits: 81.78% of students understood the benefits of reading. Reading Frequency: 73.21% of students maintained a habit of reading 2-3 times a week. Reading Quantity: 74.28% of students were able to read two books per week. Consequently, it is concluded that the implementation of Gerimis at SD Negeri 3 Purwawinangun exerts a positive impact on the reading interest of fifthgrade students.
Actions (login required)

- View Item