Setyani, Anggi Rahma
(2025)
PENGARUH KOMPETENSI APARATUR, BUDAYA ORGANISASI, DAN MORALITAS INDIVIDU TERHADAP PENCEGAHAN FRAUD DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DANA DESA DENGAN TINGKAT RELIGIUSITAS SEBAGAI VARIABEL MODERASI
(Studi Empiris Pada Desa - Desa Di Kabupaten Kuningan).
S1 / D3 thesis, Universitas Kuningan.
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan fakta empiris mengenai pengaruh kompetensi aparatur, budaya organisasi, dan moralitas individu terhadap pencegahan fraud dalam pengelolaan keuangan dana desa, dengan mempertimbangkan tingkat religiusitas sebagai variabel moderasi. Objek penelitian ini adalah desa-desa yang berada di wilayah Kabupaten Kuningan. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling dan stratified random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 80 desa dari total 361 desa yang ada di Kabupaten Kuningan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS). Hasil boostriping menunjukkan bahwa Kompetensi Aparatur, Budaya Organisasi, dan Moralitas Individu berpengaruh positif signifikan terhadap pencegahan fraud dalam pengelolaan keuangan dana desa. Begitu juga dengan Kompetensi Aparatur, Budaya Organisasi dan Moralitas Individu yang di moderasi oleh Tingkat Religiusitas memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Pencegahan Fraud dalam Pengelolaan Keuangan Dana Desa
Kata kunci: Kompetensi Aparatur, Budaya Organisasi, Moralitas Individu, Tingkat Religiusitas, dan Pencegahan Fraud Dalam Pengelolaan Keuangan Dana Desa
This study aims to analyze and prove empirical facts regarding the influence of apparatus competence, organizational culture, and individual morality on fraud prevention in village fund financial management, by considering the level of religiosity as a moderating variable. The objects of this study were villages in Kuningan Regency. Sampling was carried out using purposive sampling and stratified random sampling methods, with a sample size of 80 villages from a total of 361 villages in Kuningan Regency. This study uses a descriptive and verification approach. Data collection techniques were carried out through participatory observation, while data analysis used the Partial Least Square (PLS) approach. The results of the bootstrap showed that Apparatus Competence, Organizational Culture, and Individual Morality had a significant positive effect on fraud prevention in village fund financial management. Likewise, Apparatus Competence, Organizational Culture and Individual Morality moderated by the Level of Religiosity had a significant positive effect on Fraud Prevention in Village Fund Financial Management
Keywords: Apparatus Competence, Organizational Culture, Individual Morality, Level of Religiosity, and Fraud Prevention In Village Fund Financial Management
Actions (login required)

- View Item