Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada siswa SMP. Matematika berperan penting dalam mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi seperti menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Hasil PISA tahun 2022 menunjukkan bahwa meskipun ada peningkatan dibandingkan tahun 2018, kemampuan numerasi siswa Indonesia masih berada di bawah rata-rata negara OECD. Penelitian ini difokuskan pada dua faktor kognitif, yaitu kapasitas working memory dan kemampuan numerik. Tujuan penelitian ini adalah untuk: menganalisis pengaruh kapasitas working memory terhadap pemecahan masalah matematika berbasis HOTS, menganalisis pengaruh kemampuan numerik terhadap pemecahan masalah matematika berbasis HOTS, dan menganalisis pengaruh kapasitas working memory dan kemampuan numerik secara simultan terhadap pemecahan masalah matematika berbasis HOTS. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif kausal. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kalimanggis dengan sampel 30 siswa kelas VII D. Teknik pengumpulan data menggunakan soal tes dan wawancara, dengan sumber data primer diperoleh langsung dari guru dan siswa. Instrumen yang digunakan meliputi: Operation Span (OSPAN) task yang diadaptasi dari penelitian sebelumnya, tes kemampuan numerik dengan validitas 0,40 dan reliabilitas 0,82 dan tes pemecahan masalah matematika berbasis HOTS dengan validitas 0,86 dan reliabilitas 0,64. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana dan berganda dengan bantuan perangkat lunak Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas working memory memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pemecahan masalah matematika berbasis HOTS, dengan kontribusi sebesar 42,7%. Kemampuan numerik juga berpengaruh positif dan signifikan, dengan kontribusi sebesar 54,8%. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap pemecahan masalah berbasis HOTS, dengan kontribusi gabungan sebesar 71%. Kesimpulannya, terdapat pengaruh positif yang signifikan antara kapasitas working memory terhadap pemecahan masalah matematika berbasis HOTS, terdapat pengaruh positif yang signifikan antara kemampuan numerik terhadap pemecahan masalah matematika berbasis HOTS, dan terdapat pengaruh positif yang signifikan secara simultan antara kapasitas working memory dan kemampuan numerik terhadap pemecahan masalah matematika berbasis HOTS. Penelitian ini merekomendasikan agar siswa menguasai langkah-langkah pemecahan masalah.
Kata Kunci: Higher Order Thinking Skills (HOTS), Kemampuan numerik, Pemecahan masalah matematika, Working memory.
This research is motivated by the low ability to solve mathematical problems based on Higher Order Thinking Skills (HOTS) in junior high school students. Mathematics plays an important role in developing high-level thinking skills such as analyzing, evaluating, and creating. The results of PISA 2022 show that although there has been an increase compared to 2018, the numeracy ability of Indonesian students is still below the average of OECD countries. This study focuses on two cognitive factors, namely working memory capacity and numerical ability. The objectives of this study are to: analyze the effect of working memory capacity on HOTS-based mathematical problem solving in junior high school students, analyze the effect of numerical ability on HOTS-based mathematical problem solving in junior high school students, analyze the effect of working memory capacity and numerical ability simultaneously on HOTS-based mathematical problem solving in junior high school students. This type of research is quantitative with a causal associative research design. The research was conducted at SMP Negeri 1 Kalimanggis with a sample of 30 class VII D students. The data collection technique used test questions and interviews, with primary data obtained directly from teachers and students. The instruments used include: Operation Span (OSPAN) task adapted from previous research, numerical ability test with validity of 0.40 and reliability of 0.82 and HOTS-based mathematical problem solving test with validity of 0.86 and reliability of 0.64. Data analysis techniques used simple and multiple linear regression with the help of Excel software. The research findings indicate that working memory capacity has a positive and significant influence on solving HOTS-based mathematics problems, with a contribution of 42.7%. Numerical ability also has a positive and significant effect, contributing 54.8%. Simultaneously, both variables have a positive and significant impact on solving HOTS-based problems, with a combined contribution of 71%. In conclusion, there is a significant positive effect between working memory capacity on HOTS-based mathematical problem solving, there is a significant positive effect between numerical ability on HOTS-based mathematical problem solving, there is a significant positive effect simultaneously between working memory capacity and numerical ability on HOTS-based mathematical problem solving. This study recommends that students should master the steps of problem solving.
Keywords: Higher Order Thinking Skills (HOTS), Numerical ability, Mathematical problem solving, Working memory.