Ningsih, Ida Widia
(2025)
PERSEPSI PENGUJUNG DI OBJEK WISATA PALUTUNGAN TERHADAP KONSERVASI.
S1 / D3 thesis, Universitas Kuningan.
Abstract
The existence of nature-based tourist attractions such as Curug Putri is highly dependent on the sustainability of the surrounding environment. The ecosystem in the Palutungan area not only acts as a tourist attraction, but also has important ecological functions, such as maintaining water quality, preventing erosion, and providing a habitat for local flora and fauna. Unfortunately, most visitors only focus on the visual beauty and recreational experience without realizing or understanding their role in maintaining the sustainability of the Pautungan tourist attraction which is included in the conservation area. The lack of understanding of visitors about environmental conservation is a major challenge for tourist attraction managers (Arida, 2022). Lack of information and education about the importance of maintaining cleanliness, not damaging plants, and not littering often has a negative impact on the local ecosystem (Dekye, 2021). Knowing and analyzing the perceptions of visitors to the Palutungan tourist attraction towards Conservation. This research is a qualitative research with a case study approach. The perception of visitors to the Palutungan tourist attraction towards conservation is in the high category. This shows that visitors have an understanding that the Palutungan tourist attraction is included in the Conservation Area. The behavior of visitors to the Palutungan tourist attraction towards conservation also shows a positive tendency. This is indicated by the high average score on real action indicators, such as maintaining cleanliness, not damaging nature, and following applicable rules.
Keywords: Visitor Perception, Palutungan Tourism Object, Conservation Area.
Keberadaan objek wisata berbasis alam seperti Curug Putri sangat bergantung pada keberlanjutan lingkungan sekitarnya. Ekosistem di kawasan Palutungan tidak hanya berfungsi sebagai daya tarik wisata, tetapi juga memiliki fungsi ekologis yang penting, seperti menjaga kualitas air, mencegah erosi, dan menyediakan habitat bagi flora dan fauna lokal. Sayangnya, sebagian besar pengunjung hanya fokus pada keindahan visual dan pengalaman rekreasi tanpa menyadari atau memahami peran mereka dalam menjaga keberlanjutan objek wisata Palutungan yang termasuk dalam kawasan konservasi. Kurangnya pemahaman pengunjung tentang konservasi lingkungan menjadi tantangan besar bagi pengelola objek wisata (Arida, 2022). Kurangnya informasi dan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan, tidak merusak tanaman, dan tidak membuang sampah sembarangan seringkali berdampak negatif pada ekosistem lokal (Dekye, 2021). Mengetahui dan menganalisis persepsi pengunjung terhadap objek wisata Palutungan terkait Konservasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Persepsi pengunjung terhadap objek wisata Palutungan terkait konservasi berada dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa pengunjung memiliki pemahaman bahwa objek wisata Palutungan termasuk dalam Kawasan Konservasi. Perilaku pengunjung terhadap objek wisata Palutungan terkait konservasi juga menunjukkan tendensi positif. Hal ini ditunjukkan oleh skor rata-rata yang tinggi pada indikator tindakan nyata, seperti menjaga kebersihan, tidak merusak alam, dan mengikuti aturan yang berlaku.
Kata kunci: Persepsi Pengunjung, Objek Wisata Palutungan, Kawasan Konservasi.
Actions (login required)

- View Item