Saraswati, Tsara
(2025)
DINAMIKA TUTUPAN LAHAN KABUPATEN KUNINGAN.
S1 / D3 thesis, Universitas Kuningan.
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika perubahan tutupan lahan di Kabupaten Kuningan selama periode 2009 hingga 2024 dengan memanfaatkan teknologi penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Studi ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan infrastruktur dan peningkatan jumlah penduduk yang berimplikasi pada perubahan penggunaan lahan secara signifikan. Data yang digunakan berupa citra satelit Landsat 7, 8, dan 9 pada tahun 2009, 2014, 2018 dan 2024. metode yang digunakan adalah klasifikasi terbimbing dengan algoritma Maximum Likelihood dan analisis spasial untuk mendeteksi perubahan tutupan lahan. Hasil klasifikasi menunjukkan 11 kelas tutupan lahan utama dengan dominasi tutupan berupa htan lahan kering sekunder, perkebunan campuran dan sawah. Terjadi peningkatan luas pada kategori hutan lahan kering sekunder dan lahan terbangun, sementara luas perkebunan campuran dan sawah mengalami penurunan. Perubahan ini mencerminkan adanya konvensi lahan vegetatif menjadi lahan non-vegetatif, yang berkaitan erat dengan tekanan pembangunan dan kebutuhan lahan permukiman. Tingkat akurasi keseluruhan (Overall accuracy) mencapai 80% dengan nilai Kappa sebesar 0,7541, menunjukkan kesesuaian yang substansial. Informasi ini diharapkan menjadi dasar dalam perumusan kebijakan pengelolaan lahan dan pembangunan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Kuningan.
This study aims to analyse the dynamics of land cover change in Kuningan Regency from 2009 to 2024, utilising remote sensing technology and Geographic Information Systems (GIS). This study is motivated by the rapid development of infrastructure and population growth, which have significant implications for changes in land use. The data used are Landsat 7, 8, and 9 satellite images from 2009, 2014, 2018, and 2024. The method employed is supervised classification using a Maximum Likelihood algorithm and spatial analysis to detect land cover changes. The classification results reveal 11 land cover classes, with secondary dryland forests, mixed plantations, and rice fields being the most dominant. There are two trends of change, namely, increase and decrease. Positive trends occur in
the cover of secondary dryland forest, open land, build-up land, savanna, and water body. Negative trends are observed in the land cover of shrubs, primary dryland forest, plantation forest, mixed plantation, dryland agriculture, and rice fields. Forest cover in Kuningan Regency includes primary dryland forest, secondary dryland forest, and plantation forest. With an initial area of 27,028.5 ha (26.9%) in 2009, it is expected to increase to 42,450.6 ha (42.1%) by 2024. The forest category in Kuningan Regency is reported to have increased from 2009 to
2024. Overall accuracy reached 80% with a Kappa value of 0.7541, indicating substantial conformity. This information is expected to be the basis for formulating land management and sustainable development policies in the Kuningan Regency.
area
Actions (login required)

- View Item