Deforestasi merupakan salah satu penyumbang utama emisi gas rumah kaca, yang menyebabkan pemanasan global. Salah satu upaya mitigasi yang dapat dilakukan adalah melalui hutan, yang berfungsi sebagai penyerap karbon dengan menyimpan karbon dioksida (CO₂) dalam biomassa-nya. Hutan sekunder Desa Sukamenak merupakan salah satu kawasan yang berpotensi menyimpan cadangan karbon, meskipun sebelumnya pernah mengalami deforestasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan potensi cadangan karbon pada vegetasi bawah, batang muda, dan pohon berdasarkan kelas diameter, serta menganalisis perbedaan yang signifikan dalam cadangan karbon antar kelas diameter di hutan sekunder Desa Sukamenak. Metode penelitian yang digunakan adalah sensus untuk pohon dan batang, sedangkan vegetasi bawah hutan diambil sampelnya menggunakan 32 plot berukuran 2 × 2 meter. Data yang dikumpulkan meliputi spesies tumbuhan, diameter setinggi dada, berat basah, dan berat kering, yang kemudian dianalisis menggunakan persamaan alometrik dan standar IPCC (2006). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hutan tersebut mengandung 29 spesies tumbuhan dengan total 802 individu. Cadangan karbon pada vegetasi bawah hutan sebesar 0,50 ton/ha dengan total 2,785 ton, sedangkan vegetasi berkayu mencapai 31,64 ton/ha dengan total 176,06 ton. Kelas diameter >55 cm memberikan kontribusi terbesar terhadap penyimpanan karbon, sedangkan kelas 5–14,9 cm berkontribusi Analisis ANOVA satu arah menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan di antara kelas-kelas diameter (Fhitung = 162,60 > Ftabel = 1,86), dan uji post-hoc Scheffe mengungkapkan adanya perbedaan yang signifikan antara beberapa pasangan kelas diameter. Berdasarkan hasil analisis, kelas diameter >55 cm diidentifikasi sebagai penyumbang terbesar terhadap penyimpanan karbon di kawasan penelitian. Kesimpulannya, hutan sekunder di Desa Sukamenak masih memiliki potensi penyimpanan karbon yang cukup besar, meskipun lebih rendah dibandingkan dengan hutan primer. Penelitian ini dapat menjadi landasan bagi pengelolaan hutan berkelanjutan, dengan menekankan fungsi ekologis hutan sebagai penyerap karbon.
Kata kunci: penyimpanan karbon, biomassa, hutan sekunder, mitigasi perubahan iklim.
Deforestation is one of the main contributors to greenhouse gas emissions, which lead to global warming. One of the mitigation efforts that can be implemented is through forests, which function as carbon sinks by storing carbon dioxide (CO₂) in their biomass. The secondary forest of Sukamenak Village is one of the areas with the potential to store carbon stock, although it has previously experienced deforestation. This study aims to determine the potential carbon stock in understory vegetation, poles, and trees based on diameter classes, as well as to analyze the significant differences in carbon stock among diameter classes in the secondary forest of Sukamenak Village. The research method used was a census for trees and poles, while understory vegetation was sampled using 32 plots measuring 2 × 2 meters. The data collected included plant species, diameter at breast height, fresh weight, and dry weight, which were then analyzed using allometric equations and the IPCC (2006) standard. The results showed that the forest contained 29 plant species with a total of 802 individuals. The carbon stock in understory vegetation was 0.50 ton/ha with a total amount of 2.785 tons, while woody vegetation reached 31.64 ton/ha with a total of 176.06 tons. The >55 cm diameter class contributed the largest share of carbon storage, while the 5–14.9 cm class contributed the least. The one-way ANOVA analysis indicated significant differences among diameter classes (Fcalculated = 162.60 > Ftable = 1.86), and the Scheffe post-hoc test revealed significant differences between several diameter class pairs. Based on the analysis results, the >55 cm diameter class was identified as the largest contributor to carbon storage in the study area. In conclusion, the secondary forest of Sukamenak Village still has a considerable potential for carbon stock, although it is lower than that of primary forests. This study can serve as a basis for sustainable forest management, emphasizing the ecological function of forests as carbon sinks.
Keywords: carbon stock, biomass, secondary forest, climate change mitigation