Nurdayanti, Rolanda Rasendriya
(2025)
PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH MENGGUNAKAN MEDIA LUMIO UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOLABORASI SISWA.
S1 / D3 thesis, Universitas Kuningan.
Abstract
Pembelajaran sains menuntut siswa berpikir kritis dan logis dalam memecahkan masalah. Namun, hasil observasi menunjukkan rendahnya kemampuan pemecahan masalah, kurangnya keterampilan kolaborasi, serta minimnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan keterampilan pemecahan masalah dan kolaborasi siswa melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media Lumio. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas XI di SMA Negeri 1 Kadugede, yaitu kelas eksperimen menggunakan pembelajaran berbasis masalah berbantuan Lumio dan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data adalah tes uraian, lembar kinerja kolaborasi, angket respon siswa, dan lembar observasi pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan uji t dan uji non prametrik menggunkan uji Kolmogorov-smirnov. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan pemecahan masalah didapatkan thitung 15,96 lebih besar ttabel 3,32 dan keterampilan kolaborasi didapatkan KD hitung 30 lebih besar KD tabel 10. Dapat disimpulkan penerapan pemebelajaran berbasis masalah berbantuan media Lumio dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan keterampilan kolaborasi siswa.
Kata kunci: keterampilan kolaborasi, keterampilan pemecahan masalah, media Lumio, pemebelajaran sains, quasi eksprimen
Science learning emphasizes students' thinking processes to be able to understand and solve problems critically, logically, carefully and thoroughly, not just understanding the topic. The results of observations of students' problem-solving abilities are still low, lack of collaboration skills and learning that does not apply technology. This study aims to analyze the improvement of students' problem-solving and collaboration skills through the application of problem-based learning models assisted by Lumio media. The method used is a quasi-experiment with a Nonequivalent Control Group Design design. The research sample consisted of two classes XI at SMA Negeri 1 Kadugede, namely the experimental class using Lumio-assisted problem-based learning and the control class using conventional learning. The instruments used for data collection were essay tests, collaboration performance sheets, student response questionnaires, and learning observation sheets. Data analysis was carried out using the t-test and non-premetric tests using the Kolmogorov-smirnov test. The results of the study showed that problem solving skills obtained Tcount 15.96 greater than Ttable 3.32 and collaboration skills obtained KD count 30 greater than KD table 10. It can be concluded that the application of problem-based learning assisted by Lumio media can improve students' problem solving skills and collaboration skills.
Keywords: collaboration skills, Lumio media, problem solving skills, quasi-experiment, science learning
Actions (login required)

- View Item