Andri, Muhammad Fathoni
(2025)
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR SHARONGGHE BERDASARKAN ADO-ODTWA DAN CBT DI DESA SADOMAS, KECAMATAN RAJAGALUH, KABUPATEN MAJALENGKA.
S1 / D3 thesis, Universitas Kuningan.
Abstract
Wisata Air Sharongghe di Desa Sadomas, Kabupaten Majalengka, adalah destinasi
ekowisata berbasis sungai yang belum dikembangkan secara optimal. Studi ini
bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan berdasarkan pendekatan
partisipatif dan analisis kelayakan wisata berbasis alam. Pendekatan deskriptif
kualitatif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara,
diskusi kelompok terfokus (DKT), dan dokumentasi, didukung oleh penilaian
kuantitatif menggunakan metode ADO-ODTWA dari Direktorat Jenderal
Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (2003). Hasil penelitian menunjukkan
bahwa potensi wisata utama meliputi aktivitas river tubing, keanekaragaman hayati,
dan lanskap sungai alami, dengan skor kelayakan 81,25% (dikategorikan layak
untuk dikembangkan). Strategi pengembangan yang diusulkan melibatkan
peningkatan pemasaran digital, perbaikan infrastruktur, dan penguatan
pemberdayaan masyarakat melalui model Pariwisata Berbasis Masyarakat (PBM).
Studi ini menawarkan model pengelolaan wisata sungai partisipatif yang dapat
direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa dan menyoroti pentingnya
mengintegrasikan konservasi dan kolaborasi multi-pemangku kepentingan dalam
pengembangan
pariwisata
berkelanjutan.
Kata Kunci: Pengembangan Pariwisata, River Tubing, ADO-ODTWA, CBT,
Ekowisata Sungai.
Sharongghe Water Tourism in Sadomas Village, Majalengka Regency, is a river
based ecotourism destination that has not yet been optimally developed. This study
aims to formulate development strategies based on a participatory approach and a
feasibility analysis of nature-based tourism. A descriptive-qualitative approach was
employed, with data collected through observation, interviews, focus group
discussions (FGDs), and documentation, supported by quantitative assessment
using the ADO-ODTWA method from the Directorate General of Forest Protection
and Nature Conservation (2003). The results indicate that the main tourism
potentials include river tubing activities, biodiversity, and the natural river
landscape, with a feasibility score of 81.25% (categorized as feasible for
development). The proposed development strategies involve enhancing digital
marketing, improving infrastructure, and strengthening community empowerment
through the Community-Based Tourism (CBT) model. This study offers a
participatory river tourism management model that can be replicated in other
regions with similar characteristics and highlights the importance of integrating
conservation and multi-stakeholder collaboration in sustainable tourism
development.
Keywords: Tourism Development, River Tubing, ADO-ODTWA, CBT, River
Ecotourism.
Actions (login required)

- View Item