Mutakin, Dede Zaenal
(2025)
ANALISIS PENDAPATAN PETANI PENYADAP GETAH PINUS (Pinus merkusii) DI KPH KUNINGAN PERUM PERHUTANI DIVISI REGIONAL JAWA BARAT DAN BANTEN.
S1 / D3 thesis, UNIVERSITAS KUNINGAN.
Abstract
In the Kuningan area, especially in BKPH Garawangi, KPH Kuningan, Perum Perhutani, Divre, West Java, and Banten, there are Non-Timber Forest Products (NTFP) which make pine forests the main source of livelihood for farmers in producing sap for pine sap production in KPH Kuningan, Perum Perhutani, in some forest areas divided into several tapping lands that are worked on by farmer groups from Majenang, Central Java with the koakan method. The purpose of this study is to determine how much the total income contribution obtained by farmers from pine sap tapping activities at KPH Kuningan Perum Perhutani. The sampling technique carried out in this study is a purposive sampling technique. Data collection was carried out using observation methods, interview methods using questionnaires and literature studies. The results of the study show that the income of pine sap tapping farmers in BKPH Garawangi is obtained from the difference between the revenue and the total production cost of pine sap tapping farmers per month, the highest is Rp. 2,715,000-, and the lowest is Rp. 1,928,000-, with an average of Rp. 2,478,200-, Based on the results of interviews with pine sap tapping farmers at BKPH Garawangi, the income is a fixed income that makes farmers a staple job.
Keywords: Pine Sap (pinus merkusii), Tapping Farmers, Income Analysis.
Daerah Kuningan khususnya di BKPH Garawangi KPH Kuningan Perum Perhutani Divre Jawa Barat Dan Banten terdapat Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang menjadikan hutan pinus sebagai sumber utama mata pencaharian bagi petani dalam memproduksi getah produksi getah pinus yang ada di KPH Kuningan Perum Perhutani pada sebagian wilayah hutan dibagi beberapa lahan penyadapan yang dikerjakan oleh kelompok tani yang berasal dari Majenang Jawa Tengah dengan metode koakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatuhui berapa besar kontribusi total pendapatan yang diperoleh petani dari kegiatan penyadapan getah pinus di KPH Kuningan Perum Perhutani. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan dalam penelitian ini teknik sampling purposive. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, metode wawancara menggunakan kuisioner serta studi pustaka. Hasil penelitian menujukkan bahwa pendapatan petani penyadap getah pinus di KPH Kuningan Perum Perhutani diperoleh dari selisih antara penerimaan dan total biaya produksi pendapatan petani penyadap getah pinus per satu bulan tertinggi adalah Rp. 2,715,000-, dan terendah adalah Rp. 1,928,000-, dengan rata rata Rp. 2,478,200-, Berdasarkan hasil wawancara petani penyadap getah pinus di KPH Kuningan Perum Perhutani pendapatan tersebut merupakan pendapatan tetap yang menjadikan petani sebagai pekerjaan pokok.
Kata Kunci : Getah Pinus (Pinus merkusii), Petani Penyadap, Analisis Pendapatan
Actions (login required)

- View Item